Siswa SMAN 4 kota Bogor lestarikan budaya sunda

Siswa SMAN 4 kota Bogor lestarikan budaya sunda
Waka Humas SMAN 4 - H. MAMAT

Negara Indonesia memiliki berbagai suku dan adat dari 37 provinsi, meskipun adanya perbedaaan adat, budya dan bahasa, meskipun beda adat dalam budaya nya akan tetapi Indonseia memiliki bahasa persatuan yakni bahasa indonesia.

 Untuk melestarikan bahasa dan budaya maka pmeritah pusat menganjurkan agar tetap melestarikan adat dan budaya masing-masing. Salah satunya SMAN4 jln, Dreded Kota Bogor mengadakan fstival budaya di moment sambut hari bahasa ibu sedunia

 Dengan cara semua telah berkostum adat sunda, Mulai dari pakaian maupun bahsa bahkan permainan masa anak-anak (kaulinan) seperti bebentengan, gatrik , gangsing semua fasilitas tersbuat secara alami dan sederhana telah di ilustrasikan, baik para siswa remaja maupn para guru yang turut memeriahkan acara tersebut.

Sementatra itu waka humas H Mamat mengatakan “ dimoment hari ini kebetulan kami menggelar dua kegiatan diantaranya menggelar seminar hari sampah Nasional yang di dukung oleh Dinas Lingkiungan Hidup (DLH) Kota Bogor dan menyambut hari bahasa Ibu sedunia, melaui festival Budaya Sunda Jawa Barat. (21/02/20)

Terpisah dengan digelarnya seminar, dalam rangka sambut hari sampah Nasional di gedung aula SMAN 4 kota Bogor yang di hadiri bebrapa dinas lingkungan hidup yang membahas “ cara memanfaatlam sampah menjadi kreatif dan menjadi nilai jual terutama sampah an organik dan lainnya.

Sehingga waka humas berharap dengan dua kegiatan dalam sehari ini dapat menuaikan hasil ilmu yang bermanfaat seputar pembahasan pemanfaatan sampah baik organik maupun non organik, begitupula bagi siswa dan para guru yang memeriahkan festival adat sunda dapat meekat kedalam diri dan bangga menjadi warga urang sunda tandasnya saat di temui di ruang kerjanya (edi)