Siswa SMP PGRI 6 Tak Bisa Daring, Guru Terpaksa Gelar Belajar Tatap Muka di Ruang KBM

Siswa SMP PGRI  6 Tak Bisa Daring, Guru Terpaksa Gelar Belajar Tatap Muka di Ruang KBM

suryabogor. Di tengah Covid-19, guru dipaksa memutar otak bagaimana kegiatan belajar mengajar agar tetap terlaksana. Sampai sejauh ini, model pembelajaran yang dinilai efektif adalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui daring atau dalam jaringan.

Namun untuk menggelar PJJ pun masih ada kendala. Banyak siswa dari keluarga tak mampu orangtuanya tak punya handphone. Kemudian, ada lagi orangtua siswa yang punya handphone tapi tak punya kuota. Kendala lain, sinyal buruk sehingga terpaksa meski satu orang siswa tetap di laksanakan.

Berdasarkan hasil pemantauan awak media para guru ada beberapa siswa mengalami hambatan guna lakukan  kewajiban antara guru dengan siswanya dengan cara tatap muka langsung.

hal tersebut dijelaskan oleh salah satu petugas ( guru) Agus " siswa tersebut terpaksa lakukan tatap muka biasanya karena ada kendala namun kendala tersebut apakah karena tidak mempunyai Handphone atau karena tidak memiliki koata data internet atau lainnya, selasa (16/02/22)

.sehingga bagi siswa terhambat fasilitas yang berkaitan dengan KBM maka pihak sekolah telah menyediakan bagi siswa tersebut.

masih di tempat yang sama Agus juga menyampaikan terkait pembukaan penerimaan calon siswa baru,  kemungkinan di bulan april Mendatang,  aakan tetaapi dalam dekat ini pihak sekolah akan mengadakan rapat internal sekolah membahas persiapan PPDB terlebih dahulu

Adapun terkait biaya pendaftaran sekolah siswa baru di tahun kemaarin mesti bayar di muka sebesar Rp.3 juta an, dan tentunya yang tak jauh untuk tahun ajaran baru juga mungkin setaraf itu,  atau bisa lebih sedkit maka ditunggu saja hasil rapat mendatang pungkasnya.

Agus berharap yang mewakili kepala sekolah mengatakan mudah mudahan di tahun ajaran mendatang sekolah dapat menggelar belajar tatap muka seperti yang di lakukan sebelum adanya bencana non alam ( covid 19) tutupnya. (edi)